pembulian pelajar
Tahun ajaran baru sudah dimulai pekan ini. Masuknya anak baru di sejumlah sekolah membuka lagi kemungkinan terjadinya tindakan bullying atau pembulian. Meskipun di beberapa sekolah upaya mengenalkan anak baru ke sekolah dilegalkan dan diawasi melalui kegiatan Masa Orientasi Sekolah (MOS), tidak tertutup kemungkinan terjadi pembulian yang lepas dari kontrol sekolah. Pembulian bukan hal sepele, bukan juga sekadar dinamika pergaulan anak-anak. Sebab, dari tahun ke tahun jumlah korbannya terus meningkat. Yayasan Semai Jiwa Amini (Sejiwa), lembaga yang aktif memerangi masalah pembulian, mencatat, pada 2007, ada satu korban jiwa akibat tindak pembulian saat berlangsungnya MOS. Sedangkan pada 2008. ada tiga orang meninggal, dan pada 2009 ada enam anak yang meninggal. Ini belum termasuk angka mereka yang mengalami luka fisik atau mental. Lain lagi data yang dihimpun World Vision Indonesia. Pada 2008, terjadi 1.626 kasus, tahun 2009 meningkat hingga 1.891 kasus, 891 di anta...